Sabtu, 08 Juni 2013


INGIN MENIKAH KARENA PACARAN ITU KUNO...  ^_^
Bismillahirrahmanirrahiim...

Mengapa orang menikah? Karena mereka jatuh cinta.
Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? Apakah karena jatuh cinta? Bukan. Tapi karena mereka terus bangun cinta.
Jatuh cinta itu gampang, 10 menit saja bisa. Tapi bangun cinta itu sulit sekali, perlu waktu seumur hidup. Mengapa jatuh cinta gampang? Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita. Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi selama 24 jam per hari, 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap. Disinilah letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai. Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel. Dalam keadaan jengkel cinta bukan lagi dalam wujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan besama-sama mencari solusi yang dapat diterima semua pihak. Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg-uneg, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua, keluarga dan lain sebagainya. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tidak berlarut. Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga bisa berubah bukan surga tapi neraka. Apakah kondisi ini bisa diperbaiki? Tentu saja bisa. Saat masing-masing mengingat komitmen awal dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang bermusuhan?? Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab. Mau punya teman hidup? Jatuh cintalah. Tetapi sesudah itu bangunlah cinta.
Jatuh cinta memang indah, jika pada saat dan tempat yang tepat dan bahkan akan tersa lebih nikmat jika sudah saatnya. Namun ingatlah yang namanya ‘jatuh’ tetaplah akan terasa sakit. Oleh sebab itu agar cintamu tak jatuh terlalu dalam jagalah cintamu hingga akan benar-benar jatuh pada posisi yang tepat. Pesiapkanlah bekal jatuh cinta untuk membangun cinta di atas cinta-Nya yang agung agar bangunan itu tetap kokoh walau diterjang badai kehidupan. Ingat prioritas utama setelah jatuh cinta adalah bangun cinta. Jangan biarkan dirimu terlalu lama dalam jatuh cinta, jika semua telah siap maka ajaklah ‘si dia’ untuk bangun cinta bersamamu. Keep hamasah...!!! “Jatuh cintalah! Tetapi sesudah itu bangunlah cinta.”
Salam ukhuwah dariku.. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar